Sunday, 28 February 2010

Variant Djarum Black

Djarum merupakan salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Djarum juga merupakan salah satu perusahaan terbuka yang sangat peduli dengan bidang sosial dan budaya. Sudah sering kita dengar bersama bahwa telah banyak berbagai event yang diadakan oleh PT. Djarum, diantaranya Djarum untuk negeri, beasiswa Djarum, dan masih banyak lagi. Tentunya hal ini tidak lepas dari semakin bervariasinya produk Djarum yang beredar di pasaran, serta kualitasnya yang memang sudah tidak perlu diragukan kembali.

Salah satu produk Djarum yang sangat laku adalah Djarum Black. Salah satu jenis rokok ini telah mendapat tempat sendiri di hati para konsumennya, sehingga jarang sekali yang berpindah produk. Djarum black sendiri mempunyai berbagai variant, yakni Djarum Black Original, Djarum Black Cappuccinos, dan Djarum Black Tea. Ketiga variant ini mempunyai ciri masing-masing punya cita rasa yang khas. Untuk Djarum Black Original, maka ciri yang khas adalah adanya gambar mobil sedan hitam dengan tulisan Autoblackthrough di bawahnya. Sedangkan untuk Djarum Black Cappuccinos, hal yang paling terlihat adalah adanya gambar secangkir kopi panas dengan tulisan cappuccino flavor. Dan untuk Djarum Black Tea, maka ciri yang paling terlihat adalah adanya gambar secangkir teh hangat dengan tulisan tea flavor di bawahnya.

Djarum Black Innovation Award (Awarding Night)

Pada tanggal 8 agustus 2009 di Cilandak Town Square, Djarum Black mengadakan suatu event yang bertajuk Djarum Blackinnovation Award (Awarding Night). Event ini berlangsung sangat meriah dan menyita begitu banyak perhatian dari berbagai kalangan. Dengan konsep yang sangat menarik dan kreatif membuat event ini begitu hidup dan sangat ekspresif. Sehingga tidak heran jika banyak sekali pengunjung yang mendatangi Cilandak Town Square guna melihat berbagai kreasi dan inovasi hasil karya anak negeri yang dipertontonkan di sini.

Djarum Blackinnovation Award (Awarding Night) ini membuka banyak stand yang diisi oleh orang-orang yang punya daya kreasi dan inovasi yang tinggi dan mumpuni. Mulai dari stand grafity yakni kesenian corat-coret tembok yang sekarang ini sangat digandrungi para kawula muda, stand berbagai kreasi pakaian yang serba hitam, stand kreasi aplikasi komputer, hingga berbagai jenis permainan dan game-game seru. Event ini juga dimeriahkan oleh berbagai band lokal serta berbagai band laris Indonesia seperti ecoutez. Dan pada akhir acara ini diadakanlah penghargaan bagi para kreator serta inovator yang memang benar-benar kompeten dengan bidangnya masing-masing. Hadiah yang diberikan juga besar, sehingga minat para peserta pun menjadi lebih tinggi.

Acara-acara seperti ini harus selalu diadakan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, para pengusaha, dan juga pihak kepolisian. Indonesia sangat membutuhkan para kreator serta inovator yang bisa mengangkat citra bangsa kita di mata dunia. Diharapkan nantinya setelah acara ini selesai, akan muncul bibit-bibit baru para pencetus pembaharuan, baik dalam bidang teknologi, kesenian, sosial budaya, dan lain sebagainya. Dan lebih jauh lagi, kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur dan technopreneur ada generasi muda sehingga ketergatungan untuk mencari pekerjaan (job seeker) bisa dikurangi lantaran mereka bisa mengkaryakan kelebihan mereka dan menjadi ladang usaha bagi mereka nantinya.

Kunci Sukses Seorang Karyawan Kantoran

Dunia kantor memang terkadang sangat membosankan, hal ini dikarenakan karena kegiatannya yang cenderung monoton dan banyak persaingan baik dengan sesama karyawan maupun dengan permintaan atasan kita. Sudah menjadi rahasia publik bahwa banyak juga para pekerja kantoran yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing, baik yang main game sendiri, browsing di dunia maya (facebook, twitter, atau sejenisnya). Tentunya ini bukanlah suatu hal yang produktif dan bukan merupakan suatu sikap kerja yang baik.

Dalam salah satu iklan Djarum Black yang saya lihat di Black in News menggambarkan tentang kondisi ini. Dalam iklan yang berdurasi sekitar 30 detik ini terlihat 3 peran, yakni 2 orang (laki-laki dan perempuan) sebagai karyawan dan 1 orang laki-laki sebagai manajer mereka. Salah satu karyawan perempuan sedang diberi pengarahan oleh pak manajer, dengan tampilan muka yang garang dan sangar serta suara yang lantang dengan nada sedikit marah-marah. Sang perempuan pun hanya tertunduk lesu mendengar setiap “ocehan” yang ditujukan pak manajer kepada karyawan perempuan itu. Tapi apa yang dilakukan karyawan laki-laki satunya, dia hanya tersenyum sembari tertawa dengan membayangkan pak manajer mereka berubah menjadi zorro yang sedang beraksi menumpas kejahatan. Pak manajer pun menjadi tambah memerah mukanya dan semakin menampakkan kemarahannya, tapi sang karyawan laki-laki tetap saja enjoy dengan apa yang baru saja dilakukannya. Benar-benar kejadian yang langka, yang mungkin akan sangat sedikit orang yang berani menirunya.

Di balik iklan yang terlihat “konyol” ini ternyata terdapat pelajaran berharga yang bisa kita petik. Satu di antaranya adalah bahwa kunci sukses seorang pekerja kantoran adalah mereka bisa enjoy dengan pekerjaan mereka. Mereka tak terlalu memperdulikan kondisi tempat mereka bekerja, bagaimana sifat atasan mereka, persaingan kerja yang tidak kompetitif antar sesama karyawan, serta besarnya imbalan jasa yang bisa diberikan kantor kepada mereka. Karyawan yang sukses selalu berpikir ke depan, mereka selalu berpikir apa yang bisa saya lakukan buat kantor tanpa menyibukkan diri dengan tuntutan-tuntutan yang harus diberikan kantor kepada mereka.

Thursday, 14 January 2010

Kinematics of Fluid

Fluid kinematics: kinematics to review the position, velocity, and acceleration, not force.

In general, the fluid is known to have a tendency to move or flow. Very difficult to rein in the fluid so as not to move. Shear stress is very small already causing fluid to move. Similarly, an imbalance of the voltage (pressure) will normally cause the fluid to move. In this case we will consider a fluid with a fluid motion bernbagai aspects without reviewing the actual forces needed to produce movement., Meaning that we will review the kinematics of the movement., Velocity and acceleration of the fluid and the depiction and visualization of its movement.

1. MEDAN VELOCITY

In general, fluid flow, which means there is a net movement of molecules from one point to another in the space as a function of time.


Figure 1. The locus of a particle which is indicated by its position vector

Fluid parameters can be illustrated with a picture field. Thus, we can describe the flow of a fluid in motion of fluid particles, rather than describing for each molecule.

Fluid particles are very small tied together (as is assumed as a continuum). Thus, at a certain time, or the depiction of the fluid properties density, pressure, velocity and acceleration, can be given as a function and the spatial coordinates. Serving fluid parameters as a function of spatial coordinates is called the image field (fluid representation) of the flow. Of course, the picture of a particular field may be different at different times, so to describe a fluid flow we must determine the various parameters, not only as a function of spatial coordinates (eg x, y, z) but also as a function of time, t,. So for a complete state temperature, T = T (x, y, z, t), on the whole of the floor to the ceiling and from wall to wall at a time during day and night.

Variable one of the most important fluid is the velocity field:


where u, v, w are the components of velocity vector in the direction of x, y and z. By definition, the velocity of a particle is unity when the rate of change of the particle's position vector. Since the velocity is a vector, the velocity has the direction and magnitude.
Line-currents (Streamlines), Line-lined (Streakline), Line-trace (Pathlines)
Although the fluid motion can be very complicated, there are various concepts that can be used to help us visualize and analyze the flow field. Here we discuss the use of line-flow (streamline), line-lateral line (streakline) and line-trace (pathline) in the flow analysis. Line-currents are often used in analytic studies, while the line-trace of lateral line and the line is often used in experimental studies.

A flow line is a line everywhere offensive (Tangent of) the velocity field. If the steady flow, nothing has changed with time at a point (including the direction of the velocity), so the line-currents are fixed lines in space. For the flow is not steady, the line-current can change its shape over time. Line-currents obtained analytically by integrating equation offensive line velocity field. For two-dimensional flow, the slope of the line-currents, dy / dx, must be equal to the tangent of the angle of the velocity vector in accordance with the x-axis or:
If the velocity field is known as a function of x and y (and t if the flow is not steady (, then this equation can be integrated to obtain the equation of the line-currents.

For steady flow, the line-currents, line-lateral line, and lines are the same tracks.

Bases of Bernoulli's Equation

Fluid flow past a blunt object will have a stagnation point in front of the body where the velocity is zero. The location of this point has a relatively large pressure and fluid flow divides into two parts, part flowing through the top and another across the bottom of the object.


Bernoulli's equation is an equation may be the most widely used in fluid mechanics. We will obtain Bernoulli's equation and apply them to different schools. Although this equation is one of the oldest in fluid mechanics and the assumptions used in very much lower, these equations can effectively be used to predict and analyze the flow situation. However, if the equation is applied without regard to the precise limits, serious errors can occur. Even this Bernoulli equation equation known as the most widely used and most widely misused in fluid mechanics.

1. Newton's Second Law

If a fluid particle moves from one place to another place, these particles usually experience an acceleration or deceleration. according to Newton's second law of motion, the net force acting on the particles under review should be equal to mass times acceleration: F = ma

Assumption fluid is inviscid, meaning: the fluid is assumed to have zero viscosity. If the viscosity is zero, then the thermal conductivity of the fluid is also zero and no heat transfer will occur (except by way of radiation). In practice there is no inviscid fluid, because in each of the fluid shear stresses arise when it imposed a strain rate of displacement. For most situations, the flow of the viscous effects of relatively small compared to other effects
Inviscid fluid flow is governed by the forces of pressure and gravity.

We assume that the fluid motion governed only by the forces of gravity and pressure and using Newton's second law is set at a fluid particle in the form of:

(net compressive force on a particle) + (net gravitational force on a particle) = (mass of particles) x (particle acceleration)


Fluid particles accelerated in the normal direction and along the stream.
As the particles move, the particle will follow a certain trajectory shape is determined by the speed of these particles. The locus of the particle along the trajectory is a function of where the particle was moving at the beginning and the velocity along the path. If the motion is a steady flow (steady flow), meaning no change according to time at a particular location in the flow field, each successive particles passing through a particular point such as point (1) in the image above will follow the same path. For this case, the path is a fixed line in the xz. Particles passing through adjacent sides of the point (1) will follow his own path, which may differ form the path that passes through the point (2), the entire field filled with xz trajectories were similar.
For steady flow (steady flow), each particle sliding along the trajectory and velocity vectors everywhere tangent to the path is. The lines that are tangent to the velocity vector field of flow around the so-called "flow lines (streamlines). Motion of particles is described in the distance s = s (t), along the line-current from a point of origin that is easy and the radius of local curvature of the line-current, R = R (t). The distance along the flow lines associated with the particle speed V = ds / dt, and the radius of curvature associated with the current form of the line. In addition to the coordinates along the line, s, is also the normal coordinates perpendicular to the flow line, n, as shown in the image above.

To apply Newton's second law on a particle current flowing along the line, we have to write according to the coordinates of the particle acceleration, the current line. By definition, acceleration is the rate of change of velocity with time of the particle, a = dV / dt. For two-dimensional flow in the xz, the acceleration has two components, a component along the line-currents, as the so-called downstream acceleration, and a normal component of flow lines, an, the so-called normal acceleration.

Downstream acceleration comes from the fact that the speed of the particles generally varies along the line-current, V = V (s). For example, in the picture above the rate of these particles may be 100 ft / s at the point (1) and 50 ft / s at the point (2).

Contoh Perhitungan 2

Persoalan kedua :

Seorang pedagang meninggal dunia dan mempunyai harta waris sebanyak 24 juta rupiah. Dia meninggalkan istri, ibu, ayah, dan anak laki-laki. Maka berapakah bagian masing-masing ?

Dari persoalan di atas, maka jelas bahwa yang meninggal adalah seorang laki-laki. Dan untuk pembagianya adalah :

- Untuk istri, maka mendapatkan seper-delapan. Hal ini dikarenakan adanya far’un warits yakni anak laki-laki. Dan bagiannya menjadi 3 juta rupiah.

- Untuk ibu, maka mendapatkan seper-enam. Hal ini dikarenakan terdapatnya far’un warits yakni anak laki-laki. Dan bagiannya menjadi 4 juta rupiah.

- Untuk ayah, maka mendapatkan seper-enam. Hal ini dikarenakan terdapatnya far’un warits yakni anak laki-laki. Dan bagiannya menjadi 4 juta rupiah.

- Anak laki-laki, disini berkedudukan sebagai ‘ashobah yang artinya mendapatkan semua bagian yang tersisa. Sehingga untuk anak laki-laki memperoleh bagian terbanyak yakni 13 juta rupiah.

Contoh Perhitungan 1

Persoalan pertama :

Seorang pengusaha meninggal dunia dan mempunyai harta waris sebanyak 10 juta rupiah. Dia meninggalkan suami, cucu perempuan, dan 3 saudara perempuan seibu. Maka berapakah bagian masing-masing ?

Dari persoalan di atas, maka jelas bahwa yang meninggal adalah seorang perempuan. Dan untuk pembagianya adalah :

- Untuk suami, maka mendapatkan seper-empat. Hal ini dikarenakan terdapatnya cucu perempuan yang dalam hal ini berkedudukan sebagai far’un waris.

- Untuk cucu perempuan, maka mendapatkan setengah. Hal ini dikarenakan tidak ada anak kandung, mu’ashib, serta mumaatsil bagi si mayit.

- Untuk 3 saudara perempuan seibu, maka tidak mendapatkan apa-apa. Hal ini dikarenakan mereka terhalang dengan adanya cucu perempuan yang berkedudukan sebagai far’un warits.

Furuudul Muqoddaroh (lanjutan)

Seper-empat

a. Suami ; jika terdapat far’un warits bagi si mayit.
b. Istri ; jika tidak ada far’un warits bagi si mayit.

Seper-delapan

a. Istri atau istri-istri ; jika terdapat far’un warits bagi si mayit.

Dua-pertiga

a. Dua anak perempuan atau lebih ; jika tidak ada mu’ashib bagi keduanya.
b. Dua cucu perempuan atau lebih ; jika tidak ada anak kandung bagi si mayit dan juga tidak ada mu’ashib bagi keduanya.
c. Dua saudara perempuan sekandung atau lebih ; jika tidak ada far’un warits dan ashlu dzukur bagi si mayit, dan juga tidak ada mu’ashib bagi keduanya.
d. Dua saudara perempuan seibu atau lebih ; jika tidak ada far’un warits, ashlu dzukur, serta saudara sekandung bagi si mayit, dan juga tidak ada mu’ashib bagi keduanya.

Seper-tiga

a. Ibu ; jika tidak ada far’un warits dan tidak ada pula dua atau lebih dari saudara laki-laki atau saudara perempuan sekandung.
b. Dua atau lebih dari saudara laki-laki atau saudara perempuan seibu ; jika tidak terhalang.

Seper-enam

a. Ayah ; jika ada far’un warits bagi si mayit.
b. Kakek ; jika ada far’un warits bagi si mayit akan tetapi tidak terdapat ayah.
c. Ibu ; jika ada far’un waris dan juga dua atau lebih dari saudara laki-laki maupun saudara perempuan bagi si mayit.
d. Nenek ; jika tidak ada yang menghalangi.
e. Saudara laki-laki atau saudara perempuan seibu ; jika tidak terhalang.
f. Cucu perempuan ; jika ada satu anak perempuan guna menyempurnakan dua-pertiga.
g. Saudara perempuan sebapak ; jika ada saudara perempuan sekandung guna menyempurnakan dua-pertiga.

Wednesday, 13 January 2010

Furuudul Muqoddaroh (bagian-bagian yang tertentu)

Setengah

a. Suami ; jika tidak ada far’un warits (cabang waris) bagi si mayit. Far’un warits ini adalah anak laki-laki, anak perempuan, cucu laki-laki, cucu perempuan.

b. Anak perempuan ; jika tidak ada mu’asshob dan mumaatsil bagi dirinya. Mu’asshob adalah yang menyebabkan ‘ashobah, sedangkan ‘ashobah untuk anak perempuan adalah anak laki-laki. Berikut adalah daftar mu’ashib :

- Anak (Pr) maka mu’ashibnya anak (Lk)
- Cucu (Pr) maka mu’ashibnya cucu (Lk)
- Saudara (Pr) sekandung maka mu’ashibnya saudara (Lk) sekandung
- Saudara (pr) sebapak maka mu’ashibnya saudara (Lk) sebapak

Sedangkan mumaatsil adalah yang menyamai, yakni :

- Anak (Pr) maka mumaatsilnya anak (Pr) yang lain
- Cucu (Pr) maka mumaatsilnya cucu (Pr) yang lain
- Saudara (Pr) sekandung maka mumaatsilnya Saudara (Pr) sekandung yang lain
- Saudara (pr) sebapak maka mumaatsilnya Saudara (pr) sebapak yang lain

c. Saudara perempuan sekandung ; jika tidak ada far’un waris dan tidak pula ashlu dzukur bagi si mayit dan tidak ada mu’ashib dan mumaatsil bagi dirinya. Ashlu dzukur adalah asal-usul yang menurunkan kita dari pihak lelaki (seperti ayah, kakek, dan terus ke atas).

d. Cucu perempuan ; jika tidak ada anak kandung bagi si mayit dan tidak ada mu’ashib dan mumaatsil bagi dirinya.

e. Saudara perempuan sebapak ; jika tidak ada far’un warits, ashlu dzukur, dan saudara sekandung bagi si mayit, dan tidak ada pula mu’ashib serta mumaatsil.

Orang-orang yang berhak menerima Waris

Al-waaritsun

Artinya adalah orang-orang yang berhak menerima harta waris dari pihak laki-laki, yang secara rinci terbagi menjadi lima belas, mereka adalah :

1. Bapak / Ayah
2. Kakek dan terus ke atas
3. Anak laki-laki
4. Cucu laki-laki dan terus ke bawah
5. Saudara laki-laki sekandung
6. Saudara laki-laki sebapak
7. Anak laki-lakinya saudara laki-laki sekandung
8. Saudara laki-laki seibu
9. Anak laki-lakinya saudara laki-laki sebapak
10. Paman sekandung
11. Paman sebapak
12. Anak laki-lakinya paman sekandung
13. Anak laki-lakinya paman sebapak
14. Suami
15. Orang laki-laki yang memerdekakan budak

Al-waaritsaat

Artinya adalah orang-orang yang berhak menerima harta waris dari pihak perempuan, yang secara rinci terbagi menjadi sepuluh, mereka adalah :

1. Ibu
2. Nenek seibu
3. Nenek sebapak
4. Anak perempuan
5. Cucu perempuan dan terus ke bawah
6. Saudara perempuan sekandung
7. Saudara perempuan sebapak
8. Saudara perempuan seibu
9. Istri
10. Orang perempuan yang memerdekakan budak

 
Powered by Blogger